Monday, August 31, 2015

8 Jurus Menulis Diary


Semangat menulis tuk kita semua..
Salam sahabat penulis rara, hari ini saya Nurcahyanti giliran pertama sharing tentang menulis. Hmm.. bingung sih saya mau sharing tentang apa, tapi kayanya untuk di permulaan menulis diari cocok utk tema kali ini.. hehehhe😊
Karena kalian itu hal yang paling sering dilakukan. Tanpa disadari sahabat semua punya buku diari? ☺ sepertinya pada punya dong..
Apa sih buku diari? Kalo menurut saya buku diari itu bukti tertulis tentang kita, khidupan kita, all about us deh.. 😊
Oke sahabat, buku diari itu tempat paling hebat buat curhat dan gak pernah ngehianatin.. eeetdaahh bahasanya.. forever the best friend for story. 
Ya pokonya diari itu gak kan nikung kita.. 😊 setia deh pokonya..
SO SWEET... kan diary.
Skrg aku mau ngsih 8 jurus gmna cara nulis diari, ini sih menurut aku yah, kalo gak setuju yaudah gpp. He😊 selamat membaca...
1. Siapkan buku yang kece (menarik hati tuk menulis)
Sblum menulis siapkan buku yg mnrut kita menarik.
Knp mnarik? Biar kita seneng buka buku itu dan gakngebosenin nulis di situ.
2. Tulis Apapun. Kpnpun. Dimanapun. Bagaimanapun. Berapapun. Siapapun..
Hahahaha intinya 5W+1H kalinya. Dari hal kecil hal besar, semuanya... gak harus tentang cinta, keluarga atau kejadian tapi bebas, semau kita yg bikin mood kita baik utk menulis. Kita juga bisa nulis yg kita dapetin atau menyelipkan catatan2 tertentu, pokonya bebas.
3. Waktu. 
Waktu ini maksdnya runtutan kejadian dan waktu kita nulis.. jadi biar jelas kronologinya dan lebih teratur. Nah kalo ada hari yg terlewat biasanya aku nulis maaf di awal. contoh: Maaf kmrin gak cerita, sbnarnya kmrin itu bla bla bla. PAnjang..
4. Menulis di malam hari ssbelum tidur
Knp  gitu? Biar diari itu sebagai aktivitas penitup harian kita dan lengkap menceritakan kejadiam seharianfull..
5. Beri simbol
Simbol ini berupa gmabar, emoticon atau apa aja deh yg bkin kita makin tertarik sama buku diari kita.
6. Gunakan bolpoin yg kita suka..
boleh berwarna atau  sewarna juga.. karna saya itu suka corat coret jadi lebih suka warna warni..hehehhe
7. Jujur.
Ini merupakan kunci utama dlam menulis diari, kita harus percaya sama diari kita dia gak kan menghianati kita ko. Jujur aja apa yg terjadi, ssmuanya..
8. Secret. 
Rahasia pastinya.. cukup kita, diari dan alloh yg tau semua itu.. jadi simpen di tempat yg aman, atau kunci diarinya biar gada yg kepo buka diari kita.
Hmm.. masih pengen nulis sih, tapi bingung. APalagi yah? Aku kira cukup dulu deh, sahabat semua bisa nambahin yg cocok menurut sahabat semua.. heheheh..
Nanti kalo udah lama, pas baca buku diary ada kepuasan tersendiri, senyum2 sendiri, lebih bersyukur danbanyak lainnya. Apalagi pas kita nulis note atau hal yg akan kita capai dimasa akan datang, nanti bakalan jadi cerminan ulang utk kita.
Oke shabat semua, see u next week with me. 


Best regards
Chee 142

Wednesday, August 26, 2015

Jadilah Peluru!

Assalamu'alaikum wr wb...

Selamat Pagi dan salam Perjuangan.

Manusia diberikan anugerah untuk memanfaatkan apa yang sudah diberikan sejak lahir sebagai kodrat manusis. Akal. Tentu pada saat sekarang, kita tak mengalami kesulitan seperti para pendahulu yang lebih awal menuliskan suara hati namun terpenjara tuduhan palsu atau bahkan terampas hak bernafas...hak satu-satunya yang katanya bisa diperoleh mereka yang keras bersuara dalam kata.

Oleh karena itu, sayang rasanya jika kita termangu dan berdiam diri, berangan dalam ilusi, menyia-nyiakan anugerah yang kita miliki.

Tulislah...karena tulisan berbicara lebih lantang. Seperti yang pernah dikatakan oeleh salah satu tokoh Indonesia, Tan Malaka, "Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi", seolah menyentak kita akan pentingnya produktif dalam menulis. Mari kita buat tulisan yang bermanfaat, sehingga karya kita akan terus menempuh dimensi ruang dan waktu, meneriakkan ide anak bangsa, menunjukkan eksistensi dan aktualisasi jiwa itu sendiri.

Menggandakan diri-Ide kami bergerilya!

Jadi Paksakanlah Diri untuk Produktif. Tulis apapun, Ceritakan yang disentuh dan dirasa. Jadilah Peluru (ref:Widji tukhul)!